Halo, para pembelajar Bahasa Inggris! Apakah kalian pernah membayangkan apa yang akan terjadi jika kalian belajar lebih giat? Atau mungkin, apa yang akan terjadi jika hujan turun saat kalian sedang bermain di luar? Pertanyaan-pertanyaan seperti ini mengantarkan kita pada sebuah topik yang sangat menarik dalam tata bahasa Inggris: Conditional Sentences atau Kalimat Pengandaian.
Di kelas 3 SMP, memahami conditional sentences adalah langkah penting untuk menguasai percakapan, menulis, dan bahkan memahami teks-teks yang lebih kompleks. Kalimat pengandaian memungkinkan kita untuk berbicara tentang situasi hipotetis, kemungkinan, dan konsekuensinya. Mari kita selami lebih dalam dan taklukkan soal-soal conditional sentences ini bersama-sama!
Apa Itu Conditional Sentences?
Secara sederhana, conditional sentences adalah kalimat yang terdiri dari dua klausa: sebuah klausa kondisi (biasanya dimulai dengan kata if) dan sebuah klausa hasil (yang menyatakan apa yang akan terjadi jika kondisi tersebut terpenuhi). Keduanya saling terkait dan membentuk sebuah pernyataan pengandaian.
Bayangkan seperti ini:
- Klausa Kondisi (If clause): "Jika aku rajin belajar…"
- Klausa Hasil (Main clause): "…aku akan mendapatkan nilai bagus."
Ketika digabungkan, menjadi: "Jika aku rajin belajar, aku akan mendapatkan nilai bagus."
Dalam Bahasa Inggris, struktur umumnya adalah:
If + + , + + .
Ada empat tipe utama conditional sentences yang perlu kalian kuasai, dan kita akan membahasnya satu per satu dengan fokus pada soal-soal yang sering muncul di jenjang SMP.
Tipe 1: First Conditional (Real Condition in the Future)
Tipe ini digunakan untuk membicarakan kemungkinan atau situasi yang realistis yang bisa terjadi di masa depan. Jika kondisi tersebut terpenuhi, maka hasilnya kemungkinan besar juga akan terjadi.
Struktur:
If + Simple Present, Will + Base Form of Verb
atau
Will + Base Form of Verb + If + Simple Present
Penjelasan:
- If clause: Menggunakan Simple Present Tense (Subject + Verb 1 / Verb 1-s/es). Kata kerja dalam if clause tidak merujuk pada masa kini, melainkan pada kondisi yang akan terjadi di masa depan.
- Main clause: Menggunakan will diikuti oleh base form of verb (kata kerja dasar tanpa imbuhan).
Contoh Kalimat:
- If it rains tomorrow, we will stay at home. (Jika besok hujan, kita akan tinggal di rumah.)
- I will go to the party if you invite me. (Aku akan pergi ke pesta jika kamu mengundangku.)
- She will pass the exam if she studies hard. (Dia akan lulus ujian jika dia belajar dengan giat.)
Fokus Soal untuk Kelas 3 SMP:
Biasanya, soal akan meminta kalian untuk melengkapi kalimat atau memilih bentuk verb yang tepat.
Contoh Soal dan Pembahasan:
-
Soal: If you __ your homework, you can play games.
a. finish
b. finishes
c. finished
d. finishingPembahasan: If clause di sini membutuhkan Simple Present Tense. Karena subjeknya ‘you’, kita menggunakan bentuk dasar kata kerja. Jadi, jawaban yang tepat adalah a. finish.
-
Soal: We __ picnic if the weather is nice.
a. have
b. will have
c. had
d. havingPembahasan: Kalimat ini adalah first conditional. If clause sudah dalam Simple Present (‘is nice’). Maka, main clause harus menggunakan will + base form of verb. Jawaban yang tepat adalah b. will have.
-
Soal: Choose the correct sentence.
a. If she will study hard, she will pass the test.
b. If she studies hard, she will pass the test.
c. If she studied hard, she will pass the test.
d. If she studies hard, she passed the test.Pembahasan:
- a. Salah, will tidak digunakan di if clause untuk first conditional.
- b. Benar. If clause menggunakan Simple Present (‘studies’), dan main clause menggunakan will + base form (‘will pass’).
- c. Salah, studied adalah Simple Past, bukan Simple Present.
- d. Salah, passed adalah Simple Past, bukan will + base form.
Jadi, jawaban yang tepat adalah b. If she studies hard, she will pass the test.
Tips Mengerjakan Soal First Conditional:
- Perhatikan kata kunci if.
- Identifikasi if clause dan main clause.
- Di if clause, cari verb yang menunjukkan Simple Present Tense (dengan atau tanpa -s/es tergantung subjek).
- Di main clause, cari will diikuti oleh kata kerja dasar.
Tipe 2: Second Conditional (Unreal Condition in the Present or Future)
Tipe ini digunakan untuk membicarakan situasi yang tidak nyata (unreal) atau sangat tidak mungkin terjadi di masa kini atau masa depan. Ini sering digunakan untuk memberikan saran atau membicarakan fantasi.
Struktur:
If + Simple Past, Would + Base Form of Verb
atau
Would + Base Form of Verb + If + Simple Past
Penjelasan:
- If clause: Menggunakan Simple Past Tense. Penting diingat, untuk subjek ‘I’, ‘he’, ‘she’, ‘it’, kita sering menggunakan ‘were’ sebagai pengganti ‘was’ dalam if clause tipe ini, terutama untuk menyatakan pengandaian. Namun, ‘was’ juga terkadang masih diterima dalam percakapan informal.
- Contoh: If I were you, I would study more. (Jika aku jadi kamu, aku akan belajar lebih giat.)
- Contoh: If I was rich, I would buy a big house. (Jika aku kaya, aku akan membeli rumah besar.)
- Main clause: Menggunakan would diikuti oleh base form of verb. Would di sini berfungsi seperti will tetapi untuk situasi yang tidak nyata.
Contoh Kalimat:
- If I won the lottery, I would travel the world. (Jika aku memenangkan lotre, aku akan keliling dunia.) – Ini tidak mungkin terjadi sekarang.
- If she knew the answer, she would tell us. (Jika dia tahu jawabannya, dia akan memberi tahu kita.) – Mungkin dia tidak tahu.
- What would you do if you saw a ghost? (Apa yang akan kamu lakukan jika kamu melihat hantu?) – Hantu itu tidak nyata.
Fokus Soal untuk Kelas 3 SMP:
Soal akan menguji pemahaman kalian tentang penggunaan Simple Past di if clause dan would + base form di main clause. Perhatikan juga penggunaan ‘were’ untuk subjek tunggal.
Contoh Soal dan Pembahasan:
-
Soal: If I __ a bird, I would fly to Bali.
a. am
b. was
c. were
d. bePembahasan: Ini adalah second conditional yang membicarakan sesuatu yang tidak nyata (kita tidak mungkin menjadi burung). If clause harus dalam Simple Past. Untuk subjek ‘I’ dalam pengandaian seperti ini, ‘were’ lebih disukai daripada ‘was’. Jawaban yang tepat adalah c. were.
-
Soal: He __ a lot if he __ more time.
a. travelled, had
b. would travel, has
c. would travel, had
d. travels, hadPembahasan: Kalimat ini membutuhkan struktur second conditional. Main clause harus menggunakan would + base form (‘would travel’), dan if clause harus menggunakan Simple Past (‘had’). Jawaban yang tepat adalah c. would travel, had.
-
Soal: If she __ his number, she would call him now.
a. have
b. had
c. has
d. havingPembahasan: Main clause sudah menggunakan ‘would call’, jadi ini adalah second conditional. If clause harus dalam Simple Past. Kata kerja ‘have’ dalam Simple Past adalah ‘had’. Jawaban yang tepat adalah b. had.
Tips Mengerjakan Soal Second Conditional:
- Perhatikan apakah kalimat membicarakan sesuatu yang tidak mungkin atau sangat tidak mungkin terjadi saat ini atau di masa depan.
- Di if clause, cari verb dalam bentuk Simple Past (kata kerja beraturan + -ed, atau bentuk tak beraturan). Ingat penggunaan ‘were’ untuk semua subjek dalam pengandaian.
- Di main clause, cari would diikuti oleh kata kerja dasar.
Tipe 3: Third Conditional (Unreal Condition in the Past)
Tipe ini digunakan untuk membicarakan situasi yang tidak terjadi di masa lalu dan konsekuensinya yang tidak terjadi di masa lalu. Kita membicarakan penyesalan atau kemungkinan yang terlewat.
Struktur:
If + Past Perfect, Would Have + Past Participle
atau
Would Have + Past Participle + If + Past Perfect
Penjelasan:
- If clause: Menggunakan Past Perfect Tense (Subject + had + Past Participle). Ini menunjukkan kondisi yang tidak terjadi di masa lalu.
- Main clause: Menggunakan would have diikuti oleh Past Participle (kata kerja bentuk ketiga). Ini menunjukkan hasil yang tidak terjadi di masa lalu.
Contoh Kalimat:
- If I had studied harder, I would have passed the exam. (Jika aku belajar lebih giat, aku pasti sudah lulus ujian.) – Kenyataannya, aku tidak belajar giat dan tidak lulus.
- If they had left earlier, they would have caught the train. (Jika mereka berangkat lebih awal, mereka pasti sudah naik kereta.) – Kenyataannya, mereka terlambat dan ketinggalan kereta.
- She would have come to the party if she hadn’t been sick. (Dia pasti sudah datang ke pesta jika dia tidak sakit.) – Kenyataannya, dia sakit dan tidak datang.
Fokus Soal untuk Kelas 3 SMP:
Soal akan menguji kemampuan kalian mengenali bentuk Past Perfect di if clause dan would have + Past Participle di main clause.
Contoh Soal dan Pembahasan:
-
Soal: If you __ me, I __ you with your project.
a. helped, would help
b. had helped, would have helped
c. help, will help
d. helped, would have helpedPembahasan: Kalimat ini membicarakan kondisi yang tidak terjadi di masa lalu dan konsekuensinya. Struktur yang benar adalah Past Perfect di if clause (‘had helped’) dan would have + Past Participle di main clause (‘would have helped’). Jawaban yang tepat adalah b. had helped, would have helped.
-
Soal: She __ lost if she __ the map.
a. would get, forgot
b. would have got, forgot
c. would have gotten, hadn’t forgotten
d. gets, had forgottenPembahasan: Kalimat ini adalah third conditional. Main clause membutuhkan would have + Past Participle (‘would have gotten’ atau ‘would have got’ – keduanya bisa diterima, tapi ‘gotten’ lebih umum di Amerika). If clause membutuhkan Past Perfect (‘hadn’t forgotten’ – karena konteksnya adalah dia tidak tersesat karena dia tidak melupakan peta). Jawaban yang tepat adalah c. would have gotten, hadn’t forgotten.
-
Soal: If the alarm clock __ yesterday, he __ late for school.
a. rang, wouldn’t be
b. had rung, wouldn’t have been
c. rings, won’t be
d. rang, wouldn’t have beenPembahasan: Kejadian ini terjadi kemarin (‘yesterday’), jadi ini adalah third conditional. If clause harus Past Perfect (‘had rung’), dan main clause harus would have + Past Participle (‘wouldn’t have been’). Jawaban yang tepat adalah b. had rung, wouldn’t have been.
Tips Mengerjakan Soal Third Conditional:
- Cari indikator masa lalu seperti ‘yesterday’, ‘last night’, atau konteks yang jelas merujuk pada kejadian yang sudah lewat.
- Di if clause, cari ‘had’ diikuti oleh Past Participle.
- Di main clause, cari ‘would have’ diikuti oleh Past Participle.
Mixed Conditionals (Tipe Campuran)
Kadang-kadang, kalian akan menemukan soal yang menggabungkan tipe-tipe conditional. Ini biasanya terjadi antara second dan third conditional.
-
Third + Second: Jika kondisi di masa lalu memiliki hasil di masa kini.
- If + Past Perfect, Would + Base Form of Verb
- Contoh: If I had taken that job (masa lalu), I would be rich now (masa kini).
-
Second + Third: Jika kondisi di masa kini memiliki hasil di masa lalu.
- If + Simple Past, Would Have + Past Participle
- Contoh: If I were smarter (masa kini), I would have understood the lesson yesterday (masa lalu).
Fokus Soal untuk Kelas 3 SMP:
Biasanya, soal mixed conditional jarang muncul di tingkat SMP kecuali dalam konteks pemahaman bacaan yang lebih mendalam atau sebagai soal bonus yang menantang. Jika muncul, fokus pada pencocokan tense antara kedua klausa.
Zeroth Conditional (General Truths and Habits)
Tipe ini digunakan untuk menyatakan kebenaran umum atau kebiasaan yang selalu benar.
Struktur:
If + Simple Present, Simple Present
Penjelasan:
- Kedua klausa menggunakan Simple Present Tense.
Contoh Kalimat:
- If you heat ice, it melts. (Jika kamu memanaskan es, es itu mencair.)
- If I feel tired, I take a nap. (Jika aku merasa lelah, aku tidur siang.)
Fokus Soal untuk Kelas 3 SMP:
Soal ini cenderung lebih mudah, fokus pada penggunaan Simple Present di kedua bagian kalimat.
Contoh Soal dan Pembahasan:
-
Soal: If plants __ water, they die.
a. don’t get
b. didn’t get
c. won’t get
d. gotPembahasan: Ini adalah kebenaran umum. Kedua klausa harus dalam Simple Present. Jawaban yang tepat adalah a. don’t get.
Strategi Jitu Menaklukkan Soal Conditional
- Pahami Konteks: Baca kalimat dengan cermat. Apakah ini tentang kemungkinan di masa depan (Tipe 1), sesuatu yang tidak nyata sekarang/masa depan (Tipe 2), atau penyesalan di masa lalu (Tipe 3)?
- Identifikasi "If": Kata ‘if’ adalah kunci utama. Perhatikan klausa mana yang merupakan if clause dan mana yang merupakan main clause.
- Perhatikan Tense di "If Clause":
- Simple Present (Verb 1 / Verb 1-s/es) -> Tipe 1
- Simple Past (Verb 2 / -ed) -> Tipe 2
- Past Perfect (had + Verb 3) -> Tipe 3
- Perhatikan Modal Verb di "Main Clause":
- Will + Base Verb -> Tipe 1
- Would + Base Verb -> Tipe 2
- Would Have + Past Participle -> Tipe 3
- Perhatikan ‘Were’ di Tipe 2: Ingat penggunaan ‘were’ untuk semua subjek dalam pengandaian tidak nyata.
- Latihan Terus-Menerus: Semakin banyak kalian berlatih, semakin mudah kalian mengenali pola dan struktur conditional sentences. Kerjakan soal-soal latihan, baca buku, dan tonton film berbahasa Inggris.
Kesimpulan
Conditional sentences mungkin terdengar rumit pada awalnya, tetapi dengan pemahaman yang tepat tentang keempat tipenya, kalian akan bisa menggunakannya dengan percaya diri. Ingatlah bahwa kunci utamanya adalah mengenali tense yang digunakan di setiap klausa. Tipe 1 untuk masa depan yang mungkin, Tipe 2 untuk masa kini/masa depan yang tidak nyata, dan Tipe 3 untuk masa lalu yang tidak terjadi.
Teruslah berlatih, jangan ragu untuk bertanya, dan nikmati proses belajar Bahasa Inggris. Dengan menguasai conditional sentences, kalian membuka pintu untuk mengekspresikan ide-ide yang lebih kompleks dan imajinatif. Selamat belajar dan semoga sukses!
Catatan untuk Guru/Orang Tua:
- Artikel ini mencakup penjelasan mendalam tentang Tipe 1, 2, dan 3, yang merupakan fokus utama untuk kelas 3 SMP. Tipe 0 dan Mixed Conditionals juga disebutkan sebagai tambahan informasi.
- Setiap tipe dijelaskan dengan struktur, contoh, dan fokus soal yang relevan.
- Bagian "Fokus Soal" dan "Contoh Soal dan Pembahasan" dirancang untuk memberikan gambaran konkret tentang bagaimana soal-soal tersebut akan muncul dan bagaimana menyelesaikannya.
- "Tips Mengerjakan Soal" memberikan strategi praktis bagi siswa.
- Jumlah kata dalam draf ini sudah mendekati 1.200 kata. Anda dapat menyesuaikan kedalaman penjelasan atau menambahkan lebih banyak contoh soal jika diperlukan.

