Halo para matematikawan cilik! Siapa di antara kalian yang suka menimbang barang? Mungkin saat membantu Ibu di dapur menimbang tepung, atau saat mengukur berat tas sekolah kalian? Nah, tahukah kalian, kegiatan menimbang ini sangat erat kaitannya dengan pelajaran matematika yang seru, yaitu tentang satuan berat!
Di kelas 3 SD, kita akan belajar mengenal berbagai macam satuan berat, bagaimana cara mengukurnya, dan yang terpenting, bagaimana menyelesaikan soal-soal cerita yang berkaitan dengannya. Jangan khawatir jika awalnya terasa sedikit membingungkan, karena dengan latihan yang rutin dan cara yang menyenangkan, kalian pasti akan menjadi ahli satuan berat!
Artikel ini akan mengajak kalian berpetualang dalam dunia satuan berat. Kita akan membahas materi dasar, mengenal alat ukurnya, dan yang paling penting, kita akan berlatih soal-soal matematika kelas 3 SD tentang satuan berat yang dijamin akan membuat kalian lebih paham dan percaya diri. Siap? Mari kita mulai!
Apa Itu Satuan Berat?

Bayangkan kalian ingin membeli buah apel. Penjual tidak akan menimbang apel dengan jumlah buahnya saja, tetapi berdasarkan beratnya. Nah, berat ini adalah ukuran seberapa berat atau ringannya suatu benda.
Untuk mengukur berat, kita memerlukan satuan. Satuan berat adalah satuan ukuran yang digunakan untuk menyatakan berat suatu benda. Di kelas 3 SD, kita akan fokus pada satuan berat yang paling umum digunakan sehari-hari, yaitu:
- Kilogram (kg): Ini adalah satuan berat yang paling sering kita dengar. Biasanya digunakan untuk menimbang benda yang relatif berat, seperti sekantong beras, sekarung gula, atau bahkan berat badan kita sendiri.
- Gram (g): Gram digunakan untuk menimbang benda yang lebih ringan daripada kilogram. Contohnya adalah berat sebungkus permen, berat sebuah sendok gula, atau berat obat dalam bentuk bubuk.
Hubungan antara Kilogram dan Gram:
Penting untuk diingat bahwa kilogram dan gram saling berhubungan. Mereka seperti dua sisi mata uang yang sama. Hubungannya adalah:
1 kilogram (kg) = 1.000 gram (g)
Artinya, jika sebuah benda memiliki berat 1 kilogram, maka beratnya sama dengan 1.000 gram. Perhatikan angka "1.000" ini, karena akan sangat berguna saat kita mengubah satuan.
Alat Ukur Berat yang Sering Kita Jumpai
Sebelum kita beranjak ke latihan soal, mari kita kenali alat-alat yang biasa digunakan untuk mengukur berat:
- Timbangan Duduk: Timbangan ini biasanya kita temui di pasar tradisional atau toko kelontong. Cara kerjanya adalah dengan membandingkan berat benda dengan anak timbangan yang sudah diketahui beratnya.
- Timbangan Digital: Timbangan ini lebih modern dan akurat. Kita cukup meletakkan benda di atasnya, dan angka beratnya akan langsung muncul di layar digital. Timbangan jenis ini sering kita temui di supermarket untuk menimbang buah atau sayuran, atau di rumah untuk menimbang bahan masakan.
- Timbangan Gantung (Dacing): Timbangan ini biasanya digunakan untuk menimbang benda yang lebih besar atau berat, seperti karung beras atau barang bawaan.
- Timbangan Badan: Timbangan ini khusus digunakan untuk mengukur berat badan manusia.
Mengubah Satuan Berat: Kunci untuk Soal Cerita
Kemampuan mengubah satuan berat dari kilogram ke gram, atau sebaliknya, adalah kunci utama untuk bisa menyelesaikan soal-soal cerita dengan benar. Ingat kembali hubungan dasarnya: 1 kg = 1.000 g.
Mengubah dari Kilogram ke Gram:
Jika kita ingin mengubah satuan dari kilogram ke gram, kita perlu mengalikan dengan 1.000. Mengapa dikali? Karena 1 kilogram itu setara dengan seribu gram, jadi jumlah gramnya akan jauh lebih banyak.
-
Contoh 1: Berapa gram berat 2 kg gula?
- 2 kg = 2 x 1.000 g = 2.000 g
-
Contoh 2: Berapa gram berat 5 kg beras?
- 5 kg = 5 x 1.000 g = 5.000 g
Mengubah dari Gram ke Kilogram:
Sebaliknya, jika kita ingin mengubah satuan dari gram ke kilogram, kita perlu membagi dengan 1.000. Mengapa dibagi? Karena gram adalah satuan yang lebih kecil, jadi jumlah kilogramnya akan lebih sedikit daripada jumlah gramnya.
-
Contoh 1: Berapa kilogram berat 3.000 g tepung?
- 3.000 g = 3.000 : 1.000 kg = 3 kg
-
Contoh 2: Berapa kilogram berat 7.000 g jeruk?
- 7.000 g = 7.000 : 1.000 kg = 7 kg
Bagaimana jika ada angka di depan koma atau angka ratusan gram?
Kadang-kadang, kita akan menemui berat dalam bentuk gabungan, misalnya 2 kg 500 g. Cara mengubahnya adalah dengan mengubah bagian kilogramnya saja ke gram, lalu menjumlahkannya dengan bagian gram yang sudah ada.
-
Contoh 1: Ubah 2 kg 500 g menjadi gram.
- Ubah 2 kg menjadi gram: 2 kg x 1.000 g = 2.000 g
- Jumlahkan dengan bagian gram yang sudah ada: 2.000 g + 500 g = 2.500 g
-
Contoh 2: Ubah 4 kg 250 g menjadi gram.
- Ubah 4 kg menjadi gram: 4 kg x 1.000 g = 4.000 g
- Jumlahkan: 4.000 g + 250 g = 4.250 g
Untuk mengubah dari gram ke kilogram dengan angka yang tidak bulat ribuan, kita bisa menggunakan konsep desimal atau pecahan. Namun, untuk kelas 3 SD, fokus pada angka ribuan biasanya sudah cukup. Jika ada angka ratusan atau puluhan gram, kita bisa menganggapnya sebagai bagian dari kilogram yang lebih kecil.
- Contoh: Berapa kilogram berat 1.500 g?
- 1.500 g = 1.000 g + 500 g
- 1.000 g = 1 kg
- Jadi, 1.500 g = 1 kg + 500 g = 1 kg 500 g (atau 1,5 kg jika sudah belajar desimal)
Latihan Soal Matematika Kelas 3 SD tentang Satuan Berat
Nah, sekarang saatnya kita menguji pemahaman kita dengan latihan soal! Mari kita coba selesaikan beberapa soal cerita yang umum ditemui di kelas 3 SD. Bacalah soal dengan teliti, perhatikan satuan yang diminta, dan gunakan cara yang sudah kita pelajari.
Bagian 1: Mengubah Satuan Berat
-
Ibu membeli 3 kg beras. Berapa gram berat beras yang dibeli Ibu?
- Penyelesaian:
- Diketahui: Berat beras = 3 kg
- Ditanya: Berat beras dalam gram.
- Rumus: 1 kg = 1.000 g
- Perhitungan: 3 kg x 1.000 g/kg = 3.000 g
- Jadi, berat beras yang dibeli Ibu adalah 3.000 gram.
- Penyelesaian:
-
Ayah membawa pulang 5 kg gula pasir. Berapa gram berat gula pasir tersebut?
- Penyelesaian:
- Diketahui: Berat gula pasir = 5 kg
- Ditanya: Berat gula pasir dalam gram.
- Perhitungan: 5 kg x 1.000 g/kg = 5.000 g
- Jadi, berat gula pasir tersebut adalah 5.000 gram.
- Penyelesaian:
-
Sebuah paket memiliki berat 2.000 gram. Berapa kilogram berat paket tersebut?
- Penyelesaian:
- Diketahui: Berat paket = 2.000 g
- Ditanya: Berat paket dalam kilogram.
- Rumus: 1.000 g = 1 kg
- Perhitungan: 2.000 g : 1.000 g/kg = 2 kg
- Jadi, berat paket tersebut adalah 2 kilogram.
- Penyelesaian:
-
Di dalam keranjang ada 4.000 gram mangga. Berapa kilogram berat mangga tersebut?
- Penyelesaian:
- Diketahui: Berat mangga = 4.000 g
- Ditanya: Berat mangga dalam kilogram.
- Perhitungan: 4.000 g : 1.000 g/kg = 4 kg
- Jadi, berat mangga tersebut adalah 4 kilogram.
- Penyelesaian:
-
Ani membeli 1 kg 700 g buah jeruk. Berapa gram berat buah jeruk yang dibeli Ani?
- Penyelesaian:
- Diketahui: Berat jeruk = 1 kg 700 g
- Ditanya: Berat jeruk dalam gram.
- Ubah 1 kg ke gram: 1 kg x 1.000 g/kg = 1.000 g
- Jumlahkan: 1.000 g + 700 g = 1.700 g
- Jadi, berat buah jeruk yang dibeli Ani adalah 1.700 gram.
- Penyelesaian:
-
Seorang pedagang memiliki 3 kg 500 g tepung. Berapa gram total tepung yang dimiliki pedagang tersebut?
- Penyelesaian:
- Diketahui: Berat tepung = 3 kg 500 g
- Ditanya: Berat tepung dalam gram.
- Ubah 3 kg ke gram: 3 kg x 1.000 g/kg = 3.000 g
- Jumlahkan: 3.000 g + 500 g = 3.500 g
- Jadi, total tepung yang dimiliki pedagang tersebut adalah 3.500 gram.
- Penyelesaian:
-
Sebuah karung berisi 1.500 g gula. Berapa kilogram berat gula dalam karung tersebut?
- Penyelesaian:
- Diketahui: Berat gula = 1.500 g
- Ditanya: Berat gula dalam kilogram.
- Pisahkan ribuan dan sisanya: 1.500 g = 1.000 g + 500 g
- Ubah ribuan ke kilogram: 1.000 g = 1 kg
- Jadi, berat gula dalam karung tersebut adalah 1 kg 500 g.
- Penyelesaian:
-
Ibu membeli 2.200 g daging ayam. Berapa kilogram berat daging ayam tersebut?
- Penyelesaian:
- Diketahui: Berat daging ayam = 2.200 g
- Ditanya: Berat daging ayam dalam kilogram.
- Pisahkan ribuan dan sisanya: 2.200 g = 2.000 g + 200 g
- Ubah ribuan ke kilogram: 2.000 g = 2 kg
- Jadi, berat daging ayam tersebut adalah 2 kg 200 g.
- Penyelesaian:
Bagian 2: Penjumlahan dan Pengurangan Berat (dengan Satuan yang Sama)
Untuk soal penjumlahan dan pengurangan, jika satuan sudah sama, kita bisa langsung menjumlahkan atau mengurangkan angkanya.
-
Ibu membeli 2 kg gula. Kemudian Ibu membeli lagi 3 kg gula. Berapa jumlah total gula yang dibeli Ibu?
- Penyelesaian:
- Diketahui: Gula pertama = 2 kg, Gula kedua = 3 kg
- Ditanya: Total gula.
- Perhitungan: 2 kg + 3 kg = 5 kg
- Jadi, jumlah total gula yang dibeli Ibu adalah 5 kg.
- Penyelesaian:
-
Ayah memiliki 5 kg beras. Ayah memberikan 2 kg beras kepada tetangga. Berapa sisa beras Ayah?
- Penyelesaian:
- Diketahui: Beras awal = 5 kg, Diberikan = 2 kg
- Ditanya: Sisa beras.
- Perhitungan: 5 kg – 2 kg = 3 kg
- Jadi, sisa beras Ayah adalah 3 kg.
- Penyelesaian:
-
Ibu membuat kue menggunakan 500 g tepung. Untuk membuat roti, Ibu menggunakan lagi 300 g tepung. Berapa total tepung yang digunakan Ibu?
- Penyelesaian:
- Diketahui: Tepung kue = 500 g, Tepung roti = 300 g
- Ditanya: Total tepung.
- Perhitungan: 500 g + 300 g = 800 g
- Jadi, total tepung yang digunakan Ibu adalah 800 gram.
- Penyelesaian:
-
Dalam sebuah kantong terdapat 1.000 g gula. Sebanyak 400 g gula diambil untuk membuat minuman. Berapa sisa gula dalam kantong?
- Penyelesaian:
- Diketahui: Gula awal = 1.000 g, Diambil = 400 g
- Ditanya: Sisa gula.
- Perhitungan: 1.000 g – 400 g = 600 g
- Jadi, sisa gula dalam kantong adalah 600 gram.
- Penyelesaian:
Bagian 3: Penjumlahan dan Pengurangan Berat (dengan Mengubah Satuan Terlebih Dahulu)
Ini adalah bagian yang lebih menantang, di mana kita perlu mengubah satuan sebelum menjumlahkan atau mengurangkan.
-
Ibu membeli 2 kg buah apel dan 1.500 g buah jeruk. Berapa total berat buah yang dibeli Ibu dalam kilogram?
- Penyelesaian:
- Diketahui: Apel = 2 kg, Jeruk = 1.500 g
- Ditanya: Total berat buah dalam kilogram.
- Ubah satuan jeruk ke kilogram: 1.500 g = 1 kg 500 g (atau 1,5 kg)
- Jumlahkan: 2 kg + 1 kg 500 g = 3 kg 500 g
- Jadi, total berat buah yang dibeli Ibu adalah 3 kg 500 gram (atau 3,5 kg).
- Penyelesaian:
-
Ayah memiliki 4 kg beras. Sebanyak 1.000 g beras diberikan kepada tetangga. Berapa sisa beras Ayah dalam kilogram?
- Penyelesaian:
- Diketahui: Beras awal = 4 kg, Diberikan = 1.000 g
- Ditanya: Sisa beras dalam kilogram.
- Ubah satuan yang diberikan ke kilogram: 1.000 g = 1 kg
- Kurangkan: 4 kg – 1 kg = 3 kg
- Jadi, sisa beras Ayah adalah 3 kg.
- Penyelesaian:
-
Di dalam dua karung terdapat 3 kg beras dan 2.000 g beras. Berapa total berat kedua karung beras tersebut dalam gram?
- Penyelesaian:
- Diketahui: Beras karung 1 = 3 kg, Beras karung 2 = 2.000 g
- Ditanya: Total berat dalam gram.
- Ubah satuan beras karung 1 ke gram: 3 kg x 1.000 g/kg = 3.000 g
- Jumlahkan: 3.000 g + 2.000 g = 5.000 g
- Jadi, total berat kedua karung beras tersebut adalah 5.000 gram.
- Penyelesaian:
-
Pak Tani memanen 5 kg wortel dan 2.500 g kentang. Berapa selisih berat wortel dan kentang yang dipanen dalam gram?
- Penyelesaian:
- Diketahui: Wortel = 5 kg, Kentang = 2.500 g
- Ditanya: Selisih berat (wortel – kentang) dalam gram.
- Ubah satuan wortel ke gram: 5 kg x 1.000 g/kg = 5.000 g
- Hitung selisih: 5.000 g – 2.500 g = 2.500 g
- Jadi, selisih berat wortel dan kentang yang dipanen adalah 2.500 gram.
- Penyelesaian:
Tips Tambahan untuk Sukses Belajar Satuan Berat
- Gunakan Alat Peraga: Jika memungkinkan, gunakan timbangan sungguhan di rumah untuk menimbang benda-benda sehari-hari. Ini akan membuat konsep lebih nyata.
- Buat Kartu Kilat: Buat kartu berisi soal dan jawabannya untuk latihan mandiri.
- Bermain Peran: Ajak teman atau anggota keluarga bermain peran sebagai penjual dan pembeli yang menimbang barang.
- Perhatikan Konteks Soal: Selalu baca soal dengan cermat untuk mengetahui apa yang ditanya dan satuan apa yang diminta.
- Jangan Takut Bertanya: Jika ada soal yang sulit dipahami, jangan ragu untuk bertanya kepada guru atau orang tua.
Kesimpulan
Menguasai satuan berat adalah keterampilan penting yang akan terus kita gunakan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan memahami hubungan antara kilogram dan gram, serta berlatih soal-soal secara rutin, kalian akan menjadi semakin mahir dalam menyelesaikan berbagai masalah yang berkaitan dengan berat.
Ingatlah, matematika itu menyenangkan jika kita mau mencoba dan berlatih. Teruslah semangat belajar, matematikawan cilik! Kalian pasti bisa menjadi jagoan satuan berat! Selamat berlatih!
Catatan:
- Artikel ini dirancang untuk kelas 3 SD, sehingga penjelasannya dibuat sederhana dan fokus pada konsep dasar.
- Jumlah kata dalam draf ini sudah cukup mendekati 1.200 kata. Anda bisa menambahkan lebih banyak contoh soal atau penjelasan jika diperlukan untuk mencapai target kata yang tepat.
- Penekanan pada "latihan soal" sudah terpenuhi dengan banyaknya contoh soal yang disertakan.
- Bahasa yang digunakan lugas dan ramah anak.

